Apa yang Dimaksud dengan Nada dan Tempo Lagu

Nada dan tempo merupakan beberapa unsur dalam sebuah lagu. Mengenal apa yang dimaksud dengan nada dan tempo adalah salah satu bagian dasar dalam teori musik. Nada dan tempo menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah lagu. Saat menyanyikan lagu, Anda juga harus bisa membaca nada dan tempo dari lagu tersebut hingga musik yang dihasilkan bagus. Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui tentang nada dan tempo dalam sebuah lagu.

Apa sih nada dan tempo?

Nada dapat diartikan sebagai bunyi yang getarannya teratur.  Ada nada tinggi rendah dan nada panjang pendek. Selain bunyi yang beraturan, nada juga memiliki frekuensi tunggal tertentu. Pada sebuah lagu, jarak antara nada satu ke nada berikutnya disebut sebagai interval nada.

Urutan nada disusun dalam sebuah tangga nada, yang ditulis dalam bentuk tangga nada diatonik atau pentatonik. Nada diatonik ditulis dalam 2 jenis jarak yaitu ½ dan 1 untuk 7 buah nada, sedangkan pentatonik hanya terdiri dari 5 nada pokok. Contoh tangga nada adalah do, re, mi, fa, so, la, si, do. Nada dapat dihasilkan dari berbagai alat musik seperti piano, gitar, suling, dan masih banyak lagi.

Sedangkan cepat lambatnya suatu lagu ditentukan oleh tempo. Tempo diukur dalam satuan beat per second yang merupakan ketukan dasar. Bagi Anda yang masih bertanya  apa yang dimaksud dengan nada dan tempo, nada adalah bunyi yang teratur dan tempo adalah cepat atau lambatnya lagu dinyanyikan.

Tanda tempo ditulis pada sebuah lagu untuk menentukan cepat lambatnya lagu tersebut dimainkan. Biasanya dalam sebuah lagu, tanda tempo akan ditulis di sisi kiri atas. Lagu dengan tempo lambat umumnya memiliki suasana yang tenang dan khidmat. Sedangkan lagu dengan tempo cepat memiliki suasana gembira dan penuh semangat.

Interval nada atau jarak antara nada satu ke nada lainnya ini ditulis dalam sebuah nama. Setiap nama untuk interval nada mengandung arti kuantitas dan arti kualitas. Terdapat 7 arti kuantitas interval yaitu prime, secondo, terts, kuart, sekst, seprim, dan oktaf.

Sedangkan untuk arti kualitas interval dibagi menjadi interval perfect atau murni dan interval mayor atau besar. Ada 4 tingkatan pada interval perfect yaitu prime, kuart, kuint, dan oktaf. Interval mayor terdiri dari second, terts, sekst, dan septim.

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan nada dan tempo, selanjutnya adalah mengenai jenis-jenis tempo pada sebuah lagu. Terdiri dari tempo sangat lambat, sedang, cepat, dan sangat cepat.

Tempo sangat lambat  disusun mulai dari yang sangat lambat adalah Grave, Adagio, dan Lento. Contoh lagu yang memiliki tempo lambat atau Lento adalah lagu Kupu-kuu ke Mana Engkau Terbang.

Tanda tempo sedang meliputi Andantino, Andante, Maesto, Allegretto, dan Moderato. Contoh lagu dengan tempo Andante atau sedang adalah lagu dari NTT berjudul Bolelebo.

Dalam teori musik, tanda tempo cepat terdiri dari Allegro dan Animato. Contohnya adalah lagu Nona Manis yang menggunakan tempo Allegro atau cepat. Pada tempo sangat cepat, terbagi menjadi Vivace, Presto, dan Allegro Assai.

Selain pengertian dari apa yang dimaksud dengan nada dan tempo, Anda juga perlu mengetahui beberapa sifat dari nada itu sendiri. Sifat nada meliputi pitch atau ketepatan dari jangkauan nada, durasi atau lamanya nada dinyanyikan, intensitas nada atau kuat lirihnya nada, dan timbre atau warna suara.

Teori musik menyebutkan bahwa untuk tanda tempo dengan akhiran etto memiliki arti sedikit dan issimo berarti sangat. Istilah lain dalam tempo lagu adalah a tempo yang berarti tempo akan kembali ke tempo semula. Selanjutnya ada Ritardando atau Rit yang menujukkan tempo semakin lama semakin lambat.

Ada juga Rallentando atau Rall yang artinya lagu dimainkan dengan tempo yang melambat secara bertingkat. Setiap tempo pada lagu memiliki jumlah ketukan yang berbeda.

Itulah beberapa informasi penting seputar Nada dan Tempo. Bagi Anda yang sedang belajar musik atau lagu, mengetahui apa yang dimaksud dengan nada dan tempo tentu menjadi bagian penting dan mendasar.

Exit mobile version